2021, Luncurkan Program Semua Orang Bisa Aqiqah

RESPONS, JOGJA – Wirausaha berbasis komunitas memiliki tantangan manajemen tersendiri dibandingkan dengan wirausaha secara pribadi. Tak banyak yang melakukan itu, namun di Kota Jogja ada satu komunitas wirausaha anak-anak muda bergerak di bidang jasa pengadaan aqiqah, bernama Melati Aqiqah.

Mereka mampu eksis, bahkan terus mengembangkan pasarnya walaupun ditengah situasi pandemi. “Omset dari 2019 ke 2020, tumbuh 10 persen karena tertekan di masa pandemi, ” terang Direktur Melati Aqiqah David Nugroho Setiawan, Sabtu (2/1).

Salah satu kunci keberhasilan meningkatkan penjualan di tengah situasi pandemi melalui standar pelayanan yang memperhatikan pencegahan covid-19. Menurut David, Melati Aqiqah mengutamakan keamanan dan kesehatan saat pandemi.

Maka dibuka layanan pemesanan secara aman. Antara lain, pemesanan aqiqah secara online, menyaksikan penyembelihan kambing aqiqah live bisa dari rumah, serta proses pengolahan dan pengiriman dengan menerapkan protokol kesehatan. Di tahun 2020, Melati Aqiqah membuka layanan doorprize berhadiah mesin cuci bagi para pemesan.

“Nah, kami memiliki proyeksi di tahun 2021, berharap dapat lebih mendekatkan pelayanan ke konsumen, kami akan hadir di setiap kota – kabupaten di seluruh wilayah DIY termasuk di klaten, Magelang dan Purworejo,” ucap David.

Selain layanan yang harus beradaptasi dengan protokol pencegahan covid, Melati Aqiqah sendiri memiliki banyak keunggulan. Antara lain dapur di melati food telah menerapkan prinsip CPPOB ( Cara Pengolahan Pangan Olahan yang Baik) yang telah dinilai oleh BPOM dengan nilai A. Kemudian telah memiliki sertifikat halal dari LPPOM MUI.

“Keunggulan lainnya bisa pesan dari rumah, kami juga menawarkan gratis cukur gundul, gratis pijat bayi, juga gratis ustadz penceramah,” terang David.

Jajaran di Melati Aqiqah, merupakan wirausaha anak-anak muda di Kota Jogja yang konsen dengan wirausaha.

Di tahun 2021, jasa aqiqah yang berkantor di Jalan Pramuka No.62, Giwangan, Umbulharjo, Kota Jogja tersebut, akan terus mengembangkan usahanya dengan meluncurkan program “Semua Orang Bisa Aqiqah”. Program ini mengingat produk paket hemat daging aqiqah hanya Rp1, 3 juta.

“Kami menawarkan produk hemat Rp1,3 juta-an bisa aqiqah atau Rp1,9 juta bisa Aqiqah plus 50 nasi box,” ucap David.

RESPONS TERKAIT:

Gagas Ekonomi Lokal, Dorong Fintech Buatan Jogja

Bentuk RW Siaga Pertama di Jogja

Pimpin PM Jogja, Sholzu Minta Kader Seperti Buah Tanpa Musim

Saat ini pangsa pasar Melati Aqiqah tidak hanya di wilayah DIY, namun telah menjangkau wilayah Jawa Tengah, antara lain Klaten, Magelang, sampai ke Purworejo dan Kebumen.

“Kami berusaha mengembangkan pasar aqiqah dengan program-program yang menarik. Memang ada juga kendala terutama ketersediaan kambing atau domba yang sudah mulai terasa agak susah,” tandas David. (Age)

Response (1)

Comments are closed.