2024, PAN Usung Cawali Heroe Poerwadi Sudah 24 Karat

Tampak sejumlah petinggi PAN di Jogja; Sekretaris DPD PAN Kota Jogja Rifki Listianto, Wakil Walikota Jogja Heroe Purwadi, Sekretaris DPW PAN DIY Indaruwanto Eko Cahyono, dalam acara pelaksanaan Muscab-Musran bareng PAN Kota Jogja, bertempat di Hotel Saphir, Minggu (11/4). Foto : respons.id

RESPONS, JOGJA – Dewan Pimpinan Daerah (DPD) PAN Kota Jogja menegaskan target politiknya di pemilu 2024 yaitu menempatkan Heroe Poerwadi yang saat ini menjabat Wakil Walikota Jogja maju sebagai Calon Walikota Jogja. Target politik lainnya, meningkatkan jumlah kursi dari saat ini enam kursi menjadi delapan kursi pada pemilu 2024.

Saat ditanya media, seberapa serius PAN Kota Jogja akan mengusung Heroe Poerwadi sebagai Walikota Jogja? “Kalau kemudian kami ditanya, derajat keseriusan untuk mengusung Saudaraku Heroe sebagai salah satu kandidat di Pilkada 2024, maka kami menegaskan bahwa hasil Musda Januari lalu sudah menegaskan bahwa DPD PAN Kota Jogja mengusungnya sebagai calon Walikota, ” tegas Ketua DPD PAN Kota Jogja Arif Noor Hartanto, di sela-sela pelaksanaan Muscab-Musran Bareng di Kota Jogja, bertempat di Hotel Saphir, Minggu (11/4).

RESPONS JUGA:Aspirasi Mangkrak, PAN Segera Isi Kursi Kosong DPR

Inung sapaan akrab Arif Noor Hartanto kembali meyakinkan keseriusannya mengusung Heroe Poerwadi di Pilkada Kota Jogja 2024. Menurutnya, di tingkat internal nama Heroe akan diperjuangkan untuk mendapatkan Surat Keputusan (SK) dan kepercayaan dari DPP PAN. “Jadi, kalau dikadar dengan karat, maka (pencalonan Heroe Purwadi sebagai calon Walikota) ini 24 karat,” kata Inung.

Inung mengatakan sebagai incumben Heroe Poerwadi miliki banyak kelebihan dibanding calon yang bukan incumben. “Tapi kami punya PR, ketika masa jabatan habis di 2022, menuju 2024 maka dengan metode apa kita harus mendaratkan Pak Heroe untuk terus berada di hati masyarakat Jogja, ” ucapnya.

Menurut Inung, bagi PAN yang terpenting saat ini terus melakukan konsolidasi organisasi secara terus menerus. Salah satu bagian penting dalam penataan dan konsolidasi itu adalah pelaksanaan Muscab dan Musran. “Nah pelaksanaan Muscab-Musran ini kita laksanakan sedini mungkin dibandingkan dengan target waktu dari DPP yang memberi waktu sampai akhir tahun 2021,” ujarnya.

RESPONS JUGA:Zulhas Terbitkan SK Lima DPD, Putra Bupati Sleman Pimpin PAN Sleman

Inung menegaskan melalui konsolidasi organisasi yang konsisten maka target politik PAN pada pemilu 2024 mendapatkan delapan kursi akan dapat teraih. Mantan Pimpinan DPRD DIY itu itu menilik pada hasil pemilu 2019, PAN mampu menambah satu kursi, dari sebelumnya lima kursi menjadi enam kursi. “Menilik pada hasil pemilu 2019 maka sesungguhnya ada peluang untuk menambah lebih dari satu kursi,” katanya.

Inung juga tak begitu mengkuatirkan saat ditanya munculnya embrio Partai Ummat bentukan tokoh pendiri PAN, Amien Rais. “Kami mengabaikan apakah akan ada partai baru ataukah tidak, karena kehadiran partai baru juga tidak sederhana untuk menjadi peserta pemilu. Energi kami fokuskan untuk sedini mungkin melakukan konsolidasi organisasi secara terus menerus dalam meraih target politik pada 2024 mendatang,” kata politisi asal Kotagede, itu.

Langkah tegas untuk meningkatkan perolehan jumlah kursi PAN di DPRD Kota Jogja pada pemilu 2024 juga disampaikan Sekretaris DPW PAN DIY, Indaruwanto Eko Cahyono. “Satu-satunya daerah di DIY yang mengalami peningkatan suara pada pemilu 2019 adalah Kota Jogja, dari sebelumnya lima kursi menjadi enam kursi, maka 2024 kita tingkatkan menjadi delapan kursi, ” kata ndaru dalam sambutan membuka pelaksanaan Muscab-Musran PAN di Kota Jogja, tersebut.

RESPONS JUGA:PAN DIY Mulai Jalankan Sosialisasi Pra Muscab

Ketua Fraksi PAN DPRD Kota Jogja itu juga mengungkapkan Heroe Poerwadi akan menjadi usungan calon Walikota Jogja dari PAN pada pilkada 2024. Menurutnya meskipun Heroe Poerwadi yang saat ini menjabat sebagai Wakil Walikota Jogja akan berakhir masa jabatan pada 2022, namun hal itu tak menjadikan masalah. Bagi PAN ada hikmah politik dibalik pelaksanaan pilkada serentak pada 2024.

“Hikmah pelaksanaan pilkada 2024 adalah karena menunggu PAN dapat delapan kursi, dulu. Sehingga dengan jumlah delapan kursi kita akan lebih percaya diri mengusung calon Walikota, ” kata politisi new comers yang memberikan tambahan satu kursi PAN pada pemilihan 2019, itu.

RESPONS JUGA:New Comers Warnai DPRD Jogja, Tertinggi Indaruwanto

Pelaksanaan Muscab-Musran sendiri berlangsung tertib dan lancar, diikuti seluruh pengurus dari 14 kecamatan dan seluruh unsur dari 45 ranting se-Kota Jogja. (Ara)

Response (1)

Comments are closed.