Aktivitas Kegempaan Merapi Berangsur Menurun

  • Share

RESPONS–Kepala BPPTKG Hanik Humaida menjelaskan dalam minggu ini kegempaan G. Merapi tercatat 217 kali gempa Vulkanik Dangkal (VTB), 1.621 kali gempa Fase Banyak (MP), 6 kali gempa Low Frekuensi (LF), 284 kali gempa Guguran (RF), 303 kali gempa Hembusan (DG) dan 9 kali gempa Tektonik (TT).

“Intensitas kegempaan pada minggu ini lebih rendah dibandingkan minggu lalu,” kata Hanik dalam keterangan persnya Jumat (18/12/2020).

Ia menambahkan jarak tunjam EDM di sektor barat laut dari titik tetap BAB ke reflektor RB1 berkisar pada jarak 4.038,727 m hingga 4.039,087 m; dan dari BAB ke reflektor RB2 pada kisaran 3.853,442 m hingga 3.853,816 meter. Adapun baseline GPS Klatakan – Plawangan berkisar pada 6.164,06 m hingga 6.164,07 meter.

“Deformasi GMerapi yang dipantau dengan menggunakan EDM pada minggu ini menunjukkan adanya laju pemendekan jarak sebesar 9 cm/hari,” ucapnya.

RESPONS TERKAIT : 

BNPB Kirim Helikopter Tangani Merapi

https://respons.id/sanitasi-buruk-pasar-pakem-langganan-banjir/

Hanik mengatakan pada minggu ini terjadi hujan di Pos Pengamatan Gunung Merapi dengan intensitas curah hujan tertinggi sebesar 44 mm/jam selama 70 menit di Pos Kaliurang pada tanggal 11 Desember 2020. Tidak dilaporkan terjadi lahar maupun penambahan aliran di sungai-sungai yang berhulu di Merapi.

Analisis morfologi area puncak berdasarkan foto dari sektor barat daya tanggal 15 Desember terhadap tanggal 11 Desember 2020 menunjukkan adanya sedikit perubahan morfologi area puncak karena aktivitas guguran.

“Dari data drone tanggal 14 Desember 2020 tidak teramati adanya material baru (kubah lava baru),” ungkapnya.

Cuaca di sekitar Gunung Merapi umumnya cerah pada pagi hari, sedangkan siang hingga malam hari berkabut. Asap berwarna putih, ketebalan tipis hingga tebal dengan tekanan lemah. Tinggi asap maksimum 150 m teramati dari Pos Pengamatan Gunung Merapi Ngepos pada tanggal 15 Desember 2020 pukul 07.45 WIB.

“Guguran teramati dari Pos Pengamatan Gunung Merapi Babadan dengan jarak luncur maksimal sejauh 1,5 km ke arah hulu Kali Senowo di sektor barat laut pada tanggal 14 Desember pukul 08.42 WIB,” paparnya. (Age)

  • Share

Leave a Reply

Your email address will not be published.