Boikot Film India

  • Share

RESPONS.id- Aksi kekerasan terhadap warga muslim di India, belum ada tanda-tanda penyelesaian. Pemerintah Indonesia didesak mengambil tindakan atas kekerasan agama yang sedang terjadi di India.

“Negara Indonesia sebagai negara maju yang menjunjung tinggi HAM serta memiliki sikap bebas aktif dalam hubungan antar negara harus mengambil langkah-langkah strategis dalam permasalahan dunia, salah satunya permasalahan kemanusiaan di India,” kata anggota Komisi I DPR RI, Sukamta, Jumat (28-2-2020).

Politisi PKS asal daerah pemilihan DIY itu mengatakan bahwa Pemerintah India tidak bisa melindungi warga negaranya sendiri ketika terjadi kekerasan kepada minoritas Muslim oleh mayoritas Hindu. Akibatnya 20 orang tewas, 189 orang lainnya terluka, dengan 60 korban luka tembak. “Masjid tempat ibadah kaum muslimin serta toko-toko disekitarnya dibakar oleh orang-orang yang menolak perbedaan,” jelas Sukamta.

Sebagai anggota komisi yang membidangi pertahanan, intelijen, luar negeri, komunikasi dan informatika, Sukamta merasa terpanggil menyuarakan pembelaan terhadap aksi kekejaman yang menimpa warga muslim di India. Alumnus S2 dan S3 Manchester University Inggris, itu menegaskan Pemerintah India telah melanggar Resolusi Dewan HAM PBB 16/18 tentang Memerangi Intoleransi dan Diskriminasi.

“Sebagai negara yang menjunjung tinggi HAM dan mayoritas berpenduduk muslim, maka pemerintah Indonesia harus bersikap terhadap masalah ini, ” terang dia.

Selain itu, politisi DPR yang telah menjabat dua periode berjalan, itu mendesak Pemerintah Indonesia agar meminta PBB mengambil tindakan tegas atas diskriminasi pemerintah India terhadap rakyat India yang beragama muslim. “Jika tidak ada tindakan tegas maka kejadian akan berulang,” tuntut Sukamta.

Politisi yang pernah mengenyam pendidikan di Tehnik Kimia Universitas Gadjah Mada, itu menjelaskan bahwa Indonesia memiliki posisi strategis sebagai anggota Dewan HAM PBB di Jenewa sekaligus sebagai anggota Dewan Keamanan PBB.

“Karena itu harus ikut serta dalam usaha pencapaian misi perdamaian dunia. Pemerintah bisa mengambil peran mulai dari memanggil Dubes India untuk Indonesia, membawa permasalahan ini ke PBB, ” terangnya.

Politisi kelahiran Klaten, Jawa Tengah tersebut mengungkapkan bagi rakyat Indonesia bisa melakukan gerakan boikot film India. Pemboikotan film India akan berdampak pada ekonomi India. “(Film India) salah satu industri yang menopang ekonomi India,” tutup Ketua DPP PKS Bidang Pembinaan dan Pengembangan Luar Negeri, itu. (ara) 

  • Share

Leave a Reply

Your email address will not be published.