Gojek Segera Buka Kembali Kantor di Yogyakarta

  • Share

RESPONS.id – Jasa transportasi online Gojek Indonesia kembali akan membuka kantor perwakilan di Yogyakarta. Kepastian tersebut menyusul setelah kru Gojek melakukan audiensi di DPRD DIY, Senin (6/5).


Keberadaan kantor Gojek di Giwangan, Yogyakarta belakangan ditutup lantaran adanya aksi mogok makan dari beberapa driver gojek yang menolak pemberlakuan kebijakan baru di internal Gojek.

Anggota Komisi C DPRD DIY Huda Tri Yudayana mengungkapkan penerimaan audiensi dari Gojek untuk memberikan jalan agar keberadaan Gojek di Yogyakarta bisa beroperasi secara baik. 


Salah satu permintaan yang diperjuangkan Gojek adalah adanya kantor resmi Gojek perwakilan Yogyakarta. “Karena itu segera saja diurus prosedur pembukaan kantor seperti mengutus syarat perizinan. Dijamin prosedur perizinan tidak akan dipersulit,” terang Huda.


Politisi PKS itu juga memastikan persoalan terkait pembukaan kantor Gojek tidak akan dipersulit oleh pemerintah di daerah. Namun begitu, hendaknya dari pihak pemohon izin mengurus secara aktif. Selain itu kekuatiran terhadap penutupan server Gojek juga tidak akan terjadi. 


Kepala Dinas Perhubungan Kota Yogyakarta, Wirawan Haryo Yudho mengingatkan agar para pekerja jasa transportasi online seperti Gojek dan mitranya menjaga perilaku berlalu lintas secara tertib. Wilayah Kota Yogyakarta tidaklah luas namun cukup padat kendaraan.


“Kota Jogja sangat sempit karena itu kami meminta bisa menjaga berlalu-lintas secara harmonis,” pesan dia.


Ia juga memberikan wacana pentingnya pendidikan berlalu lintas, salah satunya dengan membuat taman lalu-lintas yang dapat diambilkan dari dana CSR Gojek. “Sehingga bisa dijadikan wahana pendidikan bagi anak – anak terkait budaya berlalu lintas yang baik,” katanya.


Sementara itu dari perwakilan Gojek menyampaikan apresiasinya atas sikap terbuka dari pemerintah daerah maupun dari DPRD DIY. “Yang perlu kami tekankan disini adalah kami ingin segala proses bisa dibuka kembali. Ada 22 ribu mitra roda dua, ada 9 ribuan GO-GO lainnya. Saya kira itu memiliki dampak positif baik secara sosial maupun ekonomi,” katanya.


Mereka juga membawa lembar fakta survey 2018 atas dampak gojek terhadap perekonomian lndonesia dan Yogyakarta, yang dirilis Lembaga Demografi Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Indonesia. Khususnya terkait kontribusi positif pada perkonomian Yogyakarta.


Disampaikam bahwa mitra gojek berkontribusi Rp2,5 triliun per tahun terhadap perekonomian Yogyakarta dengan rincian sebagai berikut. Pertama, kontribusi Rp796 miliar per tahun terhadap perekonomian melalui penghasilan mitra Go-Ride. Kedua, kontribusi Rp124 pertahun terhadap perkonomian melalui penghasilan mitra Go-Car.

Berikutnya, kontribusi Rp28 miliar pertahun terhadap perekonomian melalui penghasilan mitra Go- Life. Selain itu adanya kontribusi Rp1,6 triliun per tahun melalui omset mitra UMKM Go-Food. Juga, meningkatkan penghasilan UMKM dan mendorong wirausaha digital di Yogyakarta. (Ara)

  • Share

Leave a Reply

Your email address will not be published.