Golkar DIY Gaungkan Airlangga Hartarto Capres 2024

RESPONS, JOGJA – Ketua Umum Partai Golkar Airlangga Hartarto mulai dimunculkan sebagai Calon Presiden (Capres) pada pemilu 2024, mendatang. Tekat suksesi capres diawali dari Golkar DIY sebagai tindaklanjut hasil Rapat Pimpinan Nasional (Rapimnas) Partai Golkar.

Demikian mengemuka dalam acara bertema Sosialisasi Struktural Hasil Rapat Pimpinan Nasional (Rapimnas) 2021 dan Pelantikan Pengurus Bappilu Partai Golkar DIY, bertempat di Hotel New Saphire Yogyakarta, Minggu (14/3). Dalam acara itu selain melakukan pelantikan Pengurus Bidang Pemenangan Pemilu (Bappilu) DPD Partai Golkar DIY, digaungkan juga capres Partai Golkar 2024, Airlangga Hartarto.

RESPONS JUGA:Hadapi Bencana Corona, Golkar DIY Peduli Insan Media

Wakil Ketua Umum Bappilu DPP Partai Golkar Ahmad Doli Kurnia Tandjung dalam sambutannya menyatakan acara tersebut bertepatan dengan momentum setelah Rakernas dan Rapimnas 5-6 Maret 2021, kemarin. Diawali sejak Musyawarah Nasional (Munas) 2019 bahwa Partai Golkar rindu menjadi pemenang pemilu.

“Ini momentumnya tepat, pada 2004 saat itu (Ketua Umum) dibawah Akbar Tandjung. Dalam teori kebangkitan satu kelompok rata-rata bisa bangkit kembali 20-25 tahun. Jadi, 2024 ini momentum yang tepat setelah 20 tahun kita tidak menang,” terang Ahmad Doli.

Menurutnya, untuk menang pemilu 2024, Golkar akan belajar dari pemilu-pemilu sebelumnya. Maka di 2024 Golkar harus punya capres sendiri. “Sejak Munas 2019 sudah sepakat untuk memiliki capres sendiri. Semua aspirasi Partai Golkar hanya muncul satu nama yaitu Airlangga Hartarto,” terang politisi senayan asal Daerah Pemilihan Sumatera Utara III, itu.

Ahmad Doli memastikan tidak ada rekayasa terkait kemunculan nama Airlangga Hartarto sebagai capres yang akan diusung Partai Golkar. Kesepakatan itu berdasarkan aspirasi dari DPP dan semua DPD I dan DPD II seluruh Indonesia. “Muncul nama capres itu datang dari DPD-DPD dan DPP. Jadi tidak ada rekayasa,” ungkapnya.

RESPONS JUGA:Tangani Corona, Golkar DIY Potong Gaji Anggotanya Hingga 70%

Ahmad Doli menyebutkan hal yang perlu dilakukan Partai Golkar adalah terus melakukan konsolidasi. Salah satu output dari Rapimnas adalah penugasan fungsionaris Partai Golkar menuju suksesi pemilu 2024. “Jika partai politik ingin menang, maka tiada hari tanpa panggalangan. Nah, kita ditantang untuk meningkatkan elektabilitas Partai Golkar,” ucap dia.

Suasana pertemuan pengurus dan kader seluruh DIY dalam acara Sosialisasi Struktural Hasil Rapat Pimpinan Nasional (Rapimnas) 2021 dan Pelantikan Pengurus Bappilu Partai Golkar DIY, bertempat di Hotel New Saphire Yogyakarta, Minggu (14/3).

Tak Ingin Nggendel

Ketua DPD Partai Golkar DIY Gandung Pardiman dalam sambutannya juga terus menggaungkan pencapresan Airlangga Hartarto. Golkar DIY memastikan akan mendukung secara all out dan berusaha menghindari menjadi partai pengikut yang mengusung fugur yang telah diusung partai lain. Bahkan Gandung mengistilahkan dengan kata nggendel, bahasa jawa, yang artinya numpang (ikut orang lain).

“Ini adalah sosialisasi struktural. Capres kita harus punya. Mencalonkan Airlangga tidak hanya kepentingan pribadi Airlangga tapi untuk kepentingan partai. Kita tidak nggendel capres partai lain, kita juga harus punya capres, ” ujar Gandung.

RESPONS JUGA:Berebut Suara Pilpres di DIY, Apakah Ada Kejutan?

Sebagai nahkoda Partai Golkar DIY, Gandung menekankan pentingnya konsolidasi untuk pemenangan pemilu 2024. Pada pemilu 2019 suara Golkar DIY mengalami penurunan suara signifikan yang mengakibatkan jumlah kursi DPRD DIY sebanyak delapan kursi, turun menjadi lima kursi. “Di DIY hilang 35 persen. Kursi pimwan DPRD DIY hilang, DPRD Bantul hilang, padahal pimpinan DPRD itu sangat strategis,” tegas dia.

Menurutnya, riak-riak internal yang berpotensi mengancam konsolidasi Partai Golkar DIY harus dihilangkan. “Kita harus solid betul. Saya itu memikirkan Golkar kira-kira 24 jam, sampai terbawa mimpi,” katanya. (Age)

Response (1)

Comments are closed.