Gratis, Gerindra DIY Buka Pendaftaran Cabup-Cawabup, Suharsono Masih Digadang

  • Share

RESPONS.id – Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Gerindra DIY secara resmi membuka pendaftaran Calon Bupati-Calon Wakil Bupati (Cawabup) di tiga Kabupaten, Sleman, Bantul dan Gunungkidul. Rekruitmen dibuka mulai Minggu depan sampai akhir bulan November.

Sekretaris DPD Partai Gerindra DIY Dharma Setiawan menjelaskan, pendaftaran diperuntukkan bagi kandidat kepala daerah khususnya dari unsur eksternal partai yang akan diusung dalam Pilkada 2020.

“Dan pendaftaran ini terbuka untuk umum dan tidak dipungut biaya alias gratis,” terang Sharma di Kantor DPD Partai Gerindra DIY, Kamis (31/10).

Baca juga:

Wabah Corona, Respons Pemerintah Lambat

Dharma yang berwenang sebagai Ketua Tim Penjaringan dan Penyaringan Kepala Daerah dan Wakil Kepala Daerah Pilkada 2020, mengatakan pembukaan pendaftaran dilaksanakan di kantor masing-masing DPC Partai Gerindra baik di Sleman, Bantul, dan Gunungkidul. Tujuan dibukanya pendaftaran tersebut untuk mewadahi munculnya figur-fugur eksternal partai yang sebenarnya potensial sebagai kepala atau wakil kepala daerah.

Dharma mengakui dari internal Gerindra sendiri ada sejumlah nama yang sedang direview potensinya untuk maju dalam pilkada 2020 di tiga kabupaten itu.

“Namun keberadaan calon internal tetap diperlakukan sama, melalui proses penjaringannya dengan kandidat yang masuk dari eksternal partai.

Salah satu kandidat kader internal Gerindra yang digadang-gadang adalah Suharsono yang saat ini menjabat sebagai Bupati Bantul. Suharsono sejauh ini masih masuk radar kandidat Cabup Bantul dari Gerindra lantaran Gerindra sebagai partai pengusung utama dalam mengantarkan pemenangan Suharsono di Pilkada Bantul lima tahun silam, mengalahkan cabup usungan PDIP, Ida Samawi.

Selain Suharsono, Gerindra juga memasukan kader internal yaitu Danang Wahyu Broto (anggota DPRD DIY), Nur Subiyantoro (anggota DPRD Bantul) serta Agung Britantono (tokoh Gerindra Bantul).

Wakil Ketua DPD Gerindra DIY yang juga Wakil Ketua Himpunan Kerukunan Tani Indonesia (HKTI) DIY Widi Handoko mengatakan mengingat DIY masih kuat sektor pertaniannya, ia berharap kandidat calon kepala daerah terpilih sosok yang bisa menggarap potensi sumber daya alam secara maksimal, seperti halnya di kabupaten Bantul.

“Di Bantul melimpah komoditas bawang merah, ya saya berharap calon kepala daerah nya nanti orang yang paham soal itu,” ujarnya.

Sedangkan kandidat Gerindra untuk Sleman muncul nama Danang Wicaksono (DPP Gerindra), Suroyo (DPRD DIY), HR. Sukaptana (DPRD Sleman), dan Lastiani Warih Wulandari (eks caleg DPRD DIY) . Di Gunungkidul ada tiga nama yang digadang dari internal Gerindra yakni RM Sinabiyat Nujanat (DPRD DIY), Ngadiyono (Ketua DPC Gerinndra Gunungkidul), dan Purwanto (Anggota DPRD DIY).

Adapun terkait mekanisme dalam memilih kandidat calon kepala daerah harus melewati sejumlah persyaratan yang telah ditetapkan. Syarat wajib kandidat untuk diusung haruslah sosok yang siap setia pada Pancasila, UUD 1945, dan NKRI. Sosok yang hendak maju bersama Gerindra juga haruslah sosok yang siap menjaga keistimewaan DIY.

Juga, harus memiliki visi misi yang berangkat dengan daerahnya masing-masing, baik Sleman, Bantul, dan Gunungkidul, termasuk visi misi mengenai keistimewaan DIY serta menyesuaikan dengan cita-cita dari Gubernur DIY Sri Sultan Hamengku Buwono X, yaitu tentang menyongsong abad Samudera Hindia.

Dharma kembali menyatakan dalam penentuan figur yang diusung, Gerindra juga akan melihat track record masing masing kandidat.

“Untuk yang kandidat calon dari eksternal juga tidak akan dipisah-pisahkan apakah itu berlatar pengusaha, TNI/Polri baik yang aktif atau bukan, pegawai negeri, akademisi, ulama, juga tokoh masyarakat,” katanya.

Pimpinan DPRD DIY periode 2014-2019, itu berharap munculnya kandidat dari kalangan perempuan yang mendaftar menjadi kepala daerah. Selain kaum perempuan, pihaknya membuka seluas-luasnya kaum milenial jika berminat mendaftar sebagai kandidat calon kepala daerah. Mengingat ada kader Gerindra dari kalangan milenial sata pemilu presiden 2019 lalu yang diwakilkan Sandiaga Uno.

“Kami pun berharap pilkada 2020 ini ada dari tiga kabupaten itu Gerindra bisa mengajukan kandidat dari generasi milenial,” ujarnya.

Sementara salah kader perempuan Gerindra DIY Iriani Pramastuti berharap ada tokoh perempuan yang ikut terjun dalam konstelasi pilkada 2020 nanti. Di DIY dalam sejarah politiknya juga pernah memiliki sejumlah kepala daerah perempuan. Seperti Bupati Gunungkidul Badingah, mantan Bupati Bantul Sri Suryawidati, juga wakil bupati Sleman Sri Muslimatun dan eks wakil bupati Sleman Yuni Satya Rahayu.

“Di DIY ini kepemimpinan perempuan bisa diterima, meskipun hambatan utama untuk memilih kepemimpinan perempuan itu masih ada karena soal kultur atau budaya,” kata Iriani yang pernah maju sebagai di Pilkada Kulonprogo, lima tahun silam. (Ara)

  • Share

Leave a Reply

Your email address will not be published.