PAN Siap Gelar Musda di Kota Jogja, Kulonprogo dan Bantul

RESPONS, JOGJA – Musyawarah Daerah (Musda) ke-5 PAN akan dilaksanakan secara serentak di tiga Dewan Pimpinan Daerah (DPD) PAN Kota Jogja, Kulonprogo dan Bantul, Sabtu (23/1). Agenda internal partai lima tahunan setingkat Kabupaten/Kota tersebut akan dipimpin langsung dari Dewan Pimpinan Pusat (DPP) PAN.

“Musda akan dipimpin langsung DPP PAN secara virtual, pukul 10.00 sampai selesai, ” terang Ketua DPW PAN DIY, Suharwanta, Jumat (22/1).

RESPONS TERKAIT:Harwanta Pimpin PAN DIY

Pertama Dalam Sejarah HB X Hadiri Muswil PAN DIY, Ada Apa?

Wakil Ketua DPRD DIY itu menjelaskan untuk peserta Musda dari masing-masing DPD yang diwakili oleh pengurus harian serta dari masing-masing Ketua dan Sekretaris dari Dewan Pimpinan Cabang (DPC/setingkat kecamatan), juga dari Ketua dari Dewan Pimpinan Ranting (DPRt/setingkat desa).

Agenda utama Musda sendiri membentuk kepengurusan baru periode 2020-2025. Harwanta sendiri saat ditanya terkait mekanisme pencalonan formatur pengurus baru, ia mengaku bahwa masing-masing DPD telah membuka pendaftaran dan melakukan penjaringan calon formatur.

“Masing-masing DPD sudah menjaring nama-nama dengan membuka pendaftaran calon formatur. Saya tidak hafal nama-namanya,” kata politisi DIY asal Daerah Pemilihan Bantul Timur, itu.

Nahkoda DPD PAN Kota Jogja sendiri saat ini diketuai oleh Heroe Poerwadi yang saat ini menjabat Wakil Walikota Jogja. Sedangkan Ketua DPD PAN Kulonprogo dijabat oleh Ponimin Budi Hartono yang saat ini duduk sebagai Wakil Ketua DPRD Kulonprogo, dan untuk Ketua DPD PAN Bantul diisi Mahmud Ardi Widanto (mantan Wakil Ketua DPRD Bantul)

RESPONS TERKAIT:PAN Jogja Gelar Baksos di PAY Putri Aisyiyah

Sadar Narimo Terancam PAW, Siap Gugat?

Sadar Sikapi Ancaman PAW sebagai Dinamika

HP sapaan akrab Heroe Poerwadi, membenarkan agenda pelaksanaan Musda pada hari Sabtu (23/1). Namun dirinya tidak menjelaskan saat ditanya lebih lanjut terkait mekanisme pengambilan keputusan Musda, apakah melalui demokrasi pemilihan secara terbuka (voting), ataukah aklamasi, atau justru dilaksanakan secara tertutup dengan penunjukan dari DPP.

HP juga menolak menjelaskan saat ditanya terkait daftar nama yang terjaring sebagai calon formatur. “Saya tidak tahu detailnya dan kayaknya belum jelas banget bagaimananya (mekanismenya),” terang Wawali yang memiliki peluang besar maju dalam Pilkada 2022, mendatang. (Age)

Response (1)

Comments are closed.