Pemuda Pancasila DIY Minta Gubernur Evaluasi PPKM Darurat

  • Share
Ketua Majelis Pimpinan Wilayah Pemuda Pancasila DIY, Faried Jayen Soepardjan. Foto : respons istimewa

RESPONS, JOGJA – Pemerintah pusat memperpanjang pemberlakuan PPKM Darurat hingga 25 Juli 2021 mendatang. Meski demikian istilah PPKM Darurat tak lagi dipakai dan berganti menjadi PPKM Level 4 untuk Pulau Jawa dan Bali.

Lonjakan kasus positif COVID-19 membuat sejumlah daerah di DIY berada di kategori PPKM Level 4. Terdapat 3 daerah di DIY yang masuk ke PPKM Level 4 yaitu Kota Yogyakarta, Kabupaten Sleman dan Kabupaten Bantul. Sementara Kabupaten Kulon Progo dan Kabupaten Gunungkidul berada dikategori level 3.

RESPONS JUGA : Pemuda Pancasila DIY Minta Gubernur Tarik Rem Darurat

Merespons keadaan diatas, Ketua MPW Pemuda Pancasila DIY Faried Jayen Soepardjan meminta Gubernur DIY Sri Sultan HB X melakukan evaluasi penerapan PPKM Darurat di DIY. Evaluasi mendesak dilakukan karena belum ada penurunan signifikan jumlah pasien positif COVID-19 di DIY.

Faried Jayen menilai evaluasi PPKM Darurat di DIY penting dilakukan. Hal ini mengacu pada kekalutan dan beban berat yang ditanggung fasilitas kesehatan saat PPKM Darurat.

“Kita melihat banyak antrean pasien bahkan sampai ada pasien yang ditolak oleh rumah sakit. Bagaimana tenaga kesehatan kita juga kelelahan menangani pasien. Kita melihat juga bagaimana krisis oksigen terjadi di rumah sakit-rumah sakit di DIY. Ini harus dievaluasi,” kata Faried Jayen, Kamis (22/7).

“Belum lagi kita lihat bagaimana shelter-shelter isoman penuh sehingga warga terpaksa harus isoman di rumah. Kita juga sering mendengar warga yang isoman di rumah justru meninggal dunia karena tak mendapatkan pelayanan medis,” sambung Faried Jayen.

Faried Jayen menjabarkan bahwa evaluasi musti dilakukan agar penanganan pasien COVID-19 di DIY bisa lebih baik. Tanpa evaluasi dan perbaikan bukan tak mungkin akan banyak warga yang merenggang nyawa karena tak mendapatkan fasilitas kesehatan yang mumpuni.

Tak kalah penting, lanjut Faried Jayen adalah Gubernur DIY perlu melakukan tindakan nyata di tengah penerapan PPKM. Banyak masyarakat yang mengalami kesulitan ekonomi selama PPKM Darurat diberlakukan.

RESPONS JUGA : DPR Anggap Satgas Covid-19 APES

“Harus ada langkah nyata dari pemerintah agar masyarakat tetap bisa makan dan perekonomiannya tetap berputar. Kalau tidak ada langkah nyata seperti segera ada bansos, bantuan permodalan atau apapun namanya bagi masyarakat maka kasihan masyarakat yang terdampak,” tegas Faried Jayen.

Ditengah ketidakpastian kondisi PPKM Darurat, Faried Jayen menilai gotong- royong masyarakat menjadi kunci utama keluar dari kebuntuan situasi. Masyarakat dengan segala keterbatasan saling bergotong-royong meringankan beban masyarakat lainnya yang terdampak.

“Kita tahu bagaimana masyarakat bergotong royong di tengah pandemi COVID-19. Warga bantu warga terasa sekali di situasi ini. Situasi ini seharusnya direspon pula oleh pemerintah dengan melakukan tindakan nyata yang turut meringankan beban masyarakat,” ungkap Faried Jayen.

RESPONS JUGA :Ribuan Anak Muda Bergabung di Pemuda Pancasila DIY

Faried Jayen menambahkan bahwa pemerintah perlu kembali mengingat asas Salus Populi Suprema Lex Esto atau keselamatan rakyat merupakan hukum tertinggi. Sehingga pemerintah harus benar-benar menjamin keselamatan masyarakat di masa pandemi COVID-19 ini. (Ara).

  • Share