PKS – Nasdem, Kawal RPJMD Hingga Buka Poros Baru

Silaturahmi antara pengurus PKS Kota Jogja dan pengurus Partai Nasdem Kota Jogja di Kantor DPD Partai Nasdem, Jl. Soka, Baciro, Gondokusuman, Kota Jogja, Jumat (11/6) malam. Foto : respons istimewa

RESPONS, JOGJA – DPD PKS Kota Jogja dan DPD Partai Nasdem Kota Jogja mulai menjajaki peluang terbentuknya poros baru menyongsong Pilkada Kota Jogja, 2024. Dari sisi keberpihakan penyusunan Peraturan Daerah (Perda), kedua partai itu juga berkomitmen mengawal Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Kota Jogja 2017-2022.

Demikian mengemuka saat pengurus kedua partai tersebut menjalin silaturahmi politik di Kantor NasDem, Jl. Soka, Baciro, Gondokusuman, Kota Jogja, Jum’at (11/6) malam.

Ketua DPD Partai Nasdem Kota Jogja, Sigit Wicaksono mengatakan, masa jabatan Walikota Jogja saat ini akan berakhir pada Mei 2022, meski pelaksanaan Pilkada digelar serentak pada November 2024. Saat ini komunikasi politik mulai dijajaki untuk membangun poros koalisi.

“Untuk yang pertama, silaturahmi politik membuka peluang koalisi. Yang kedua, kami ingin dua kekuatan politik ini membentuk poros baru menatap Pilkada Kota Jogja,” kata Anggota DPRD Kota Jogja itu.

RESPONS JUGA : Temui HB X, Hubungan Dengan PKS Makin Mesra?

Sigit juga mengatakan peluang koalisi NasDem-PKS tidak sekedar menatap Pilkada dari aspek kontestasi politik. Ia akan menyusun berbagai kajian strategis untuk pembangunan Kota yang dinilai perlu banyak penyesuaian di masa pandemi.

“Kami akan menyusun kajian strategis tentang akselerasi pembangunan Kota. Kami ingin arah pembangunannya langsung terasa di masyarakat. Nanti (kajian) melibatkan banyak pakar. Jadi, ada gagasan yang kami usung, bukan sekedar kontestasi menang-kalah,” tegasnya.

Sebagai misal salah satu persoalan krusial RPJMD yang saat ini belum berhasil dituntaskan adalah Raperda BPR Syariah yang masih berhenti di tingkat Bapemperda.

Ketua Badan Pemenangan Pemilu NasDem Kota Jogja, Dwi Candra Putra turut mengamini pendekatan pembangunan yang diusungnya bersama PKS.

“NasDem membangun sinergi dengan PKS berbasis ekonomi-pembangunan. Saat ini kami fokus mengawal RPJMD menjelang masa akhir Pemkot. Jadi, semua tertata agar ikhtiar kami dirasakan masyarakat,” ujar Ketua Komisi A DPRD Kota Jogja, itu.

Nasrul Khoiri, Ketua DPD PKS Kota Jogja menjelaskan pertemuan tersebut merupakan sarana memadukan kekuatan gagasan kedua partai. Pihaknya ingin peluang koalisinya bersama NasDem menghasilkan keberpihakan pada masyarakat.

RESPONS JUGA : Silaturahmi PKS dan Muhammadiyah Jogja, Sampaikan Tiga Hal

“Frekuensi ini harus disatukan karena kami sama-sama berjuang di jalur politik-keberpihakan. Kami berharap pertemuan ini menjadi awal yang baik untuk masyarakat Jogja,” jelasnya.

Untuk maju dalam Pilkada Kota Jogja, partai politik harus bermodal minimal 8 kursi DPRD. Saat ini fraksi NasDem memiliki 4 kursi dan Fraksi PKS memiliki 5 kursi. Jika keduanya koalisi makan dapat mengusung pasangan calon Walikota Jogja. (*/ara)

Response (1)

Comments are closed.