Politisi PKS Ini Ingatkan Program “Merdeka Vaksin” Harus Serius

Walikota Jogja Haryadi Suyuti saat mengunjungi vaksinasi massal di Kecamatan Mergangsan, Senin (26/7). Foto : respons istimewa.

RESPONS, JOGJA – Pemerintah Kota (Pemkot) Yogyakarta menargetkan program “Merdeka Vaksin”. Program ini mengupayakan 70 persen warga Kota Yogyakarta sudah divaksin hingga hari kemerdekaan pada 17 Agustus 2021.

Program yang digulirkan Pemkot Jogja sejak Senin (26/7) itupun mendapat tanggapan dari kalangan legislatif di DPRD Kota Yogyakarta, salah satunya anggota Fraksi PKS, Nurcahyo Nugroho, yang mengingatkan program tersebut tidak sekedar jargon namun dapat dijalankan secara serius.

RESPONS JUGA : Desak Refocusing APBD Jogja Tangani Covid-19

Nurcahyo yang juga aktif sebagai Anggota Pansus Pengawasan Penanganan COVID-19 DPRD Kota Yogyakarta, pada prinsipnya mendukung program “Merdeka Vaksin”. Menurutnya, Pemkot harus mampu memanfaatkan antusiasme masyarakat mengikuti vaksinasi COVID-19.

Mumpung momennya tepat, kita semua melihat, warga sekarang sangat antusias, target 17 Agustus 70 persen penduduk kota sudah vaksin harus bisa tercapai,” terang dia, Senin (26/7).

Ia mencontohkan, pendaftaran di sentra vaksinasi GL Zoo lewat aplikasi Jogja Smart Service (JSS) bisa langsung penuh hanya dalam tempo satu jam. Sehingga, imbuhnya, antusiasme semacam ini jangan sampai dilewatkan. Antusiasme tinggi juga terjadi saat dilakukan vaksinasi massal dan peluncuran “Merdeka Vaksin” di Kecamatan Mergangsan, Senin (26/7).

Nurcahyo mengatakan target herd immunity per 17 Agustus 2021 mendatang dan bertepatan dengan hari kemerdekaan RI, cukup realistis seandainya percepatan vaksinasi digarap konsisten.

“Kalau tidak bisa 17, kepepetnya 30 Agustus tak masalah, selama masih Agustus. Yang penting 70 persen warga bisa tervaksin dulu, nanti sisanya kan gampang itu, bisa disisir lewat Puskesmas di Kota Yogyakarta,” terangnya.

Lebih lanjut, Nurcahyo pun mengapresiasi langkah Pemkot yang mulai menggandeng relawan dari berbagai unsur, guna meringankan beban para vaksinator. Ia juga berharap, agar dalam tahap ini, warga kota pelajar jadi prioritas.

“Kemarin dari data capaian vaksinasi kita, tidak sampai 50 persen warga yang ber-KTP Kota Yogyakarta, jadi sebagian besar memang warga dari luar kota,” ungkapnya.

RESPONS JUGA : Ratusan Pelajar Jogja Divaksin, Pansus Siap Kawal

Ia berharap melalui program “Merdeka Vaksin” baik di kelurahan dan kecamatan, bisa semakin mempercepat pelaksanaan vaksinasi penduduk Kota Yogyakarta. (Ara/Age).