PP DIY Suapin Walikota Jogja Sesendok Tumpeng

  • Share
Ketua MPW Pemuda Pancasila DIY Faried Jayen Soepardjan saat mendulang sesendok nasi tumpeng Walikota Jogja Haryadi Suyuti di HUT 62 tahun Pemuda Pancasila, yang dilaksanakan di Pasar Sore, Kawasan Malioboro Jogja, Minggu (31/10). Foto : respons istimewa

RESPONS, JOGJA – Pemuda Pancasila (PP) DIY merayakan HUT ke 62 Pemuda Pancasila, Minggu 31 Oktober 2021. Perayaan ini digelar dengan acara tumpengan di Pasar Sore Beringharjo.

Menariknya, acara tumpengan tersebut ditandai dengan sesi yang mengundang perhatian, saat Ketua MPW PP DIY Faried Jayen Soepardjan mendulang ataupun menyuapkan sesendok nasi tumpeng. Sontak, pemandangan mesra itu menarik perhatian rombongan pemuda pancasila maupun para pedagang di Pasar Sore.

RESPONS JUGA : Pemuda Pancasila DIY Minta Gubernur Evaluasi PPKM Darurat

Tidak diketahui isyarat ataupun pesan apa yang ingin disampaikan kepada Walikota dengan proses dulang tumpeng tersebut. Jelasnya bagi PP, tujuan kegiatan tersebut sebagai upaya merangkul semua kalangan masyarakat termasuk pelaku UMKM di kawasan Malioboro.

“Ini wujud bahwa PP DIY itu merangkul semua kalangan. Dari masyarakat kecil hingga pejabat. Kebetulan hari ini hadir juga Walikota Yogyakarta, Haryadi Suyuti di tengah-tengah seremoni peringatan HUT ke 62 Pemuda Pancasila,” ucap Faried Jayen.

Lebih jauh Faried Jayen mengatakan bahwa HUT PP ke 62 jatuh pada 28 Oktober 2021. Untuk memeringatinya, kata Faried Jayen ada sejumlah rangkaian acara yang digelar.

Faried Jayen menuturkan bahwa di masing-masing cabang atau MPC PP DIY ada perayaan sesuai dengan karakteristik masing-masing. Sementara untuk puncak acara digelar di kawasan Malioboro dengan seremoni pemotongan tumpeng di Pasar Sore Beringharjo dan membagikan paket masker dan handsanitizer kepada wisatawan dan pedagang.

RESPONS JUGA : Pemuda Pancasila DIY Minta Gubernur Tarik Rem Darurat

“Kami menggelar acara tumpengan di Pasar Sore sebagai bentuk kesederhanaan dan kebersamaan dengan masyarakat. Pasar merupakan simbol ekonomi dan penghidupan bagi masyarakat. Makanya kita pilih merayakan di Pasar Sore ini,” ucap Faried Jayen.

Putera bungsu dari mantan Gubernur Kalimantan Timur, Brigjen Ery Soepardjan ini mengungkapkan bahwa di puncak peringatan HUT PP ke 62 di DIY ini ada juga pembagian paket masker dan handsanitizer pada pedagang dan wisatawan di Malioboro. Total ada 62 ribu paket masker dan handsanitizer di DIY dan khusus di Malioboro ada 4 ribu paket.

Faried Jayen mengungkapkan pembagian paket masker dan handsanitizer ini sebagai wujud dukungan ke semua kepala daerah di DIY terkait pembukaan tempat pariwisata. Harapannya dengan dibukanya tempat wisata, imbuh Faried Jayen, perekonomian bisa kembali berputar.

“Tujuannya kita mendukung pemerintah membuka pariwisata di DIY tapi tetap mnjalankan prokes yang ketat. Artinya kita menghadapi pandemi tanpa mengorbankan roda kehidupan perekonomian pedagang maupun usaha yang mengandalkan wisatawan di DIY,” tutur Faried Jayen.

“PP DIY siap ikut membantu mensosialisasikan agar masyarakat dan wisatawan untuk tetap menjalankan prokes meski kasus penularan Covid-19 sudah mulai melandai. Kita jangan sampai lengah, harus tetap menjalankan prokes karena pandemi belum usai,” sambung Faried Jayen.

Faried Jayen menambahkan bahwa di DIY ya g saat ini berada di PPKM Level 2, pariwisata sudah mulai menggeliat. Hal ini dibuktikan dengan mulai ramainya kunjungan wisatawan di DIY.

“PPKM level 2 pariwisata di DIY sudah bergeliat. Wisatawan sudah mulai menikmati berwisata di DIY. Kondisi ini harus kita antisipasi dengan pengetatkan SOP prokes Covid-19. Jangan terlena dengan membuka wisata tapi prokesnya kita lupa,” tutur Faried Jayen.

RESPONS JUGA : Pemuda Pancasila Kota Jogja Adakan Donor Darah

Faried Jayen menjabarkan apa yang dilakukan oleh MPW PP DIY ini sesuai dengan instruksi dari MPN PP. Instruksi dari MPN, sambung Fared Jayen adalah seluruh anggota dan pengurus PP agar terus berkiprah di masyarakat dalam kondisi apapun termasuk dalam kondisi pandemi Covid-19.

“Kita sepakat untuk mendukung kebijakan pemerintah di masing-masing cabang maupun propinsi agar terselenggara kebijakan pemerintah yang bermanfaat bagi masyarakat,” pungkas Faried Jayen. (Ara/Age)

  • Share