Ratusan Pelajar Jogja Divaksin, Pansus Siap Kawal

RESPONS, JOGJA – Vaksinasi massal menyasar kalangan anak-anak pelajar usia 12-18 tahun, mulai digulirkan Pemerintah Kota (Pemkot) Jogja, Selasa (13/7). Di hari pertama tersebut, sebanyak 250 pelajar ambil bagian, bertempat di Gembira Loka (GL) Zoo, Kota Jogja.

Menurut Wakil Wali Kota Jogja Heroe Poerwadi menjelaskan pelaksanaan vaksinasi untuk usia anak tidak sebatas menyasar penduduk di Kota Jogja saja, namun juga pelajar yang berdomisili di Kota Jogja. Syarat mengikuti vaksinasi tersebut harus mendapatkan izin dari orang tua. “Jadi, pelajar di sini yang dari luar kota juga banyak. Syaratnya, harus izin orang tua,” terang Wakil Wali Kota.

Ketua Harian Satgas Penanganan COVID-19 Kota Jogja tersebut menjelaskan usia anak masuk dalam kategori rentan. Khususnya, ditengah lonjakan kasus yang terjadi pada kurun waktu satu bulan terakhir. Sejak Maret tahun 2020, usia 5-19 ada 744 dan usia 10-19 1.214. “Kemudian yang meninggal dunia ada, anak usia 10 bulan, ya, tapi memang karena ada kelainan juga,” katanya.

RESPONS JUGA : Antusiasme Tinggi, Ribuan Warga Vaksinasi di DPRD Jogja

Adapun total sasaran vaksinasi bagi pelajar di Kota Jogja berada mencapai 44.499 jiwa. Sementara dalam pelaksanaan vaksinasi di hari pertama tersebut terdapat 250 pelajar yang ambil bagian. “Antusiasmenya sangat tinggi. Termasuk hari ini ya, sekitar 250 anak,” tutur dia.

Vaksinasi akan dilanjutkan melalui alokasi khusus di sekolahan – sekolahan yang ditentukan. “Misalnya di barat dan timur, kita pilih sekolah mana. Akan difasilitasi, dengan protokol kesehatan ketat,” katanya.

RESPONS JUGA : Pasien Melonjak, Pemkot Diminta Gerak Cepat

Sementara Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Jogja, Emma Rahmi Aryani menjelaskan, setiap harinya tersedia 500 dosis vaksin di GL Zoo selama tiga hari kedepan. Ia pun menilai, antusiasme masyarakat terhadap vaksin makin tinggi, jika dilihat dari pendaftaran lewat JSS.

Vaksinasi massal di GL Zoo tersebut, digelar dalam rangka Hari Bhakti Adhyaksa ke-61, hingga Kamis (15/7) mendatang. Sasarannya, tidak hanya pelajar, namun warga masyarakat umum, yang sudah mendaftar lewat aplikasi Jogja Smart Service.

Pansus Siap Kawal

Pelaksanaan vaksinasi anak-anak tersebut juga mendapatkan pengawalan
dari Pansus Pengawasan Penanganan COVID-19 DPRD Kota Jogja. Pansus melakukan monitoring secara langsung dengan melakukan sidak di lokasi.

“Anak-anak memang golongan rawan yang wajib mendapat perlindungan. Maka, kami mendorong, supaya Pemkot bisa mempercepat proses vaksinasi bagi anak, atau pelajar. Kami menganggap ini sangat penting,” ucapnya.

RESPONS JUGA : Jadup Meningkat, Dinsos Diminta Siapkan Anggaran

Politisi PKS itu mengutarakan vaksinasi bagi pelajar sebagai langkah tepat, karena berpotensi menyelamatkan aset bangsa dan generasi penerus. Terlebih, ditengah lonjakan kasus COVID-19 yang terjadi dalam kurun satu bulan terakhir.

Nurcahyo meminta agar Pemkot segera merealisasikan rencana vaksinasi COVID-19 terhadap kalangan pelajar, yang dipusatkan di sekolah. Pasalnya, hal itu dapat memudahkan seluruh anak, untuk mengakses jatah vaksinnya.

“Proses vaksinasi harus cepat, harapan kami, seluruh anak, atau pelajar di Kota Jogja ini bisa divaksin secara menyeluruh,” ungkapnya.

Pemkot, menurut Nurcahyo dapat memperbanyak pusat vaksinisasi dengan melakukan penambahan personil dari pegawai Pemkot. “Penambahan bisa diambilkan dari beberapa OPD untuk membantu administrasi dan mahasiswa kesehatan yang ada di DIY,” ujar dia. (Ara/Age)