Rini: Perempuan Mampu Ambil Keputusan Strategis

  • Share

RESPONS, JOGJA – Stigma terhadap kaum perempuan yang kurang mampu terlibat dalam pengambilan keputusan-keputusan strategis, tidaklah benar. Perempuan sebetulnya memiliki kemampuan yang tidak kalah dengan kaum pria, termasuk di dunia politik.

Demikian disampaikan Anggota Kaukus Perempuan Parlemen Kota Jogja, Rini Hapsari di sela-sela pelantikan kepengurusan Kaukus Perempuan Kota Yogyakarta periode 2020-2024, bertempat di ruang Rapat Paripurna DPRD DIY, Kamis (4/3). “Selama ini masih ada stigma perempuan dalam menangani berbagai persoalan terkesan mengandalkan perasaan, ini tidak benar,” terang Anggota DPRD Kota Jogja, itu.

RESPONS JUGA:Demokrat Jogja Apresiasi Pemecatan Tujuh Kader

Menurut Rini perempuan dapat terlibat dalam berbagai pengambilan keputusan strategis, dengan pertimbangan-pertimbangan matang dan terukur. Dalam dunia politik, aosok perempuan juga memiliki peran strategis karena mayoritas jumlah pemilih adalah kaum hawa.

“Sehingga semakin banyak wakil rakyat dari perempuan itu sangatlah strategis karena akan merepresentasikan perempuan itu sendiri,” ucap dia.

Plt Ketua DPD Partai Demokrat Kota Jogja itu menyebutkan perihal keberadaan kaukus bisa menjadi wadah bagi perempuan di parlemen untuk berperan lebih aktif dalam gerakan-gerakan yang membuat posisi perempuan lebih melek politik, berdaya dan kuat. “Nah, itu menjadi tugas bersama semua pengurus dan anggota,” tutur dia.

Kaukus Perempuan Parlemen Kota Yogyakarta ini terbentuk untuk meningkatkan kualitas politisi perempuan, sehingga jalan bagi perempuan untuk menempati posisi-posisi utama di parlemen semakin terbuka lebar.

Duduk sebagai pengurus yakni Ketua Kaukus Perempuan Parlemen Kota Yogyakarta Dhian Novitasari, Sekretaris Suryani, dan Bendahara Ririk Banowati. Sedangkan anggota Kaukus Perempuan Parlemen Kota Yogyakarta yakni Ipung Purwandari, Sri Retnowati, dan Rini Hapsari.

Di parlemen Kota Yogyakarta sendiri, ada 6 srikandi perempuan yang menjadi anggota DPRD Kota Yogyakarta periode 2019-2024 dari total 40 anggota. Ada yang menjabat pimpinan dewan hingga alat kelengkapan dewan.

Ketua Kaukus Perempuan Parlemen DIY Rani Widayati mengatakan di masa pandemi ini kaum perempuan khususnya wilayah DIY semakin banyak diuji. Mulai dari perekonomian yang terpuruk hingga tingginya angka perceraian yang mempengaruhi kesejahteraan kalangan perempuan.

RESPONS JUGA:Langkah Politik Kedepan dan Milenial

“Kaukus Perempuan Perlemen ini menjadi wadah strategis para yang duduk di parlemen kabupaten/kota/provinsi untuk meningkatkan kesejahteraan kalangan perempuan di wilayahnya,” kata Srikandi Partai Golkar, itu. (Ara)

  • Share