Serukan Indonesia Jangan Menyerah, Wanita Bermasker Ini Bantu Ratusan Honorer RS Rujukan Covid

RESPONS.id – Sosok perempuan bermasker kembali beraksi ditengah pandemi corona. Tidak lagi menyebar uang diatas mobil Hummernya yang sempat tergaung di media sosial, namun kali ini membagikan bantuan kepada ratusan pekerja di Rumah Sakit (RS) Nyi Ageng Serang Kulonprogo yang menjadi rujukan pasien Covid-19, Jumat 22 Mei 2020.

Sosok perempuan bermasker itu merupakan Ketua Badan Pengusaha Pemuda Pancasila DIY, Yuni Astuti. Ia bersama rombongan bersedia masuk RS Nyi Ageng Serang dan menemui ratusan tenaga medis honorer. Mereka merupakan civitas hospitalia non Pegawai Negeri Sipil (PNS) baik itu komite medis, komite perawat hingga cleaning service.

Bertempat di ruang Amarta, ratusan pekerja medis honorer dikumpulkan dalam sistem physical distance. Kehadiran Yuni untuk membangkitkan semangat mereka agar tidak menyerah dan putus asa dalam bertugas walaupun di RS Nyi Ageng Serang dipilih sebagai rujukan pasien covid-19.

Yuni menyatakan jika para pekerja medis merupakan garda terdepan dalam memerangi wabah virus Corona. Dalam memerangi wabah Corona, ia pun menyerukan “Indonesia Tidak Menyerah”, kontra dengan tagar #IndonesiaTerserah yang saat ini sedang viral di media sosial. “Siapa pun yang bertugas di sini dia telah berjuang dan bertaruh nyawa. Statusnya mohon maaf belum PNS namun mereka ikhlas meninggalkan keluarga,” terang dia.

Kegiatan yang dikemas dalam bakti sosial tersebut digelontorkan setidaknya 260 paket parcel lebaran terbungkus dalam kardus. Selain itu juga ada uang sebagai dana tali asih. “Mereka punya keluarga, punya anak, punya mertua. Sama dengan kita mereka juga ingin berlebaran, walau tidak bisa pulang minimal bisa memberikan kegembiraan buat anak-anak atau saudaranya,” papar Yuni.

Dalam kesempatan itu Yuni juga memberikan lembaran-lembaran uang warna merah kepada sejumlah tenaga medis yang kebetulan melaksanakan simulasi atau pelatihan penanganan pasien Covid-19 di halaman rumah sakit setempat. Dengan senang hati mereka menerima pemberian tersebut. “Terima kasih, masih ada yang memperhatikan tim kesehatan, nggak cuek sama kami,” ungkap Eva, salah seorang perawat.

Dipilihnya RS Nyi Ageng Serang sebagai lokasi bakti sosial menurut Yuni bahwa dirinya memperoleh informasi tidak semua pegawai rumah sakit tersebut menyandang status PNS. Sebagai BLUD (Badan Layanan Umum Daerah) milik Pemkab Kulonprogo, rumah sakit itu memiliki ratusan pegawai honorer.

Seorang perawat non PNS asal Puskesmas Samigaluh Kulon Progo, Eva yang saat itu tubuhnya masih dibebat baju hazmat, mengaku sangat gembira dan berterimakasih dengan adanya bantuan seperti dari Yuni Astuti itu. “Kami bersyukur, masih tetap ada perhatian kepada tenaga medis seperti kami, tidak leleh luweh pada kami. Terimakasih banyak,” ujarnya.

Aksi sosial Yuni Astuti saat bagi-bagi uang dari atas mobil hummer di Kulonprogo, beberapa waktu lalu.

Sedangkan Direktur RSUD Nyi Ageng Serang Kulonprogo, Sandrawati Said, menyampaikan apresiasi atas pemberian bantuan itu. “Pegawai di sini ada yang PNS dan belum PNS. Ada tambahan dari Bu Yuni seperti ini, matur nuwun banget,” ujarnya seraya berharap kerja sama ini tetap terjalin dan badai Corona segera berlalu.

BACA: Pemuda Pancasila DIY Haramkan Minta Jatah Preman

Wanita itu Kembali Sebar Uang, Bupati Kulonprogo Support PP DIY

Di Jogja, Warga Berhamburan Berebut Sebaran Uang

Bakti sosial tersebut disaksikan dan didampingi secara langsung oleh Bupati Kulonprogo Sutedjo. Menurutnya, pemberian bingkisan lebaran untuk karyawan dan karyawati RSUD Nyi Ageng Serang ini merupakan kegiatan yang sangat mulia. “Mereka ibarat prajurit terdepan menghadapi Covid-19,” ujarnya.

Begitu mulianya tugas para tenaga medis, Ketua Majelis Pimpinan Wilayah Pemuda Pancasila DIY Faried Jayen Soepardjan tatkala diminta memberikan sambutan secara spontan memerintahkan anggotanya berdiri untuk memberi hormat.

“Kami Pemuda Pancasila DIY kemarin, dalam tanda kutip, merasa paling hebat. Ternyata ada yang lebih hebat. Beri hormat kepada mereka,” kata Jayen yang merupakan suami dari Yuni Astuti, itu.

Kegiatan bakti sosial tersebut berjalan tertib dan lancar dalam pengawalan aparat kepolisian dari Sat Brimbob Polda DIY. Pawai pengawalan dimulai dari rumah Jayen di Ndalem Sambisari, Kalasan, Sleman hingga terlaksananya kegiatan tersebut. (Ara)

Response (1)

Leave a Reply

Your email address will not be published.