Tumpukan Sampah di Jogja Tak Terkendali

  • Share
tumpukan sampah menggunung
Tumpukan sampah tampak menggunung dan mulai menerjang badan di Bausasran, Danurejan, Kota Jogja, Kamis (28/3).

RESPONS.id – Beberapa hari ini tumpukan sampah menjadi pemandangan tak sedap di Kota Jogja. Kondisi ini imbas dari penutupan Tempat Pembuangan Sampah Terpadu (TPST) Piyungan, Bantul sejak Minggu (24/3) lalu.

Pemandangan sampah yang menggunung dapat ditemui di banyak lokasi Tempat Pembuangan Sampah (TPS) dan depo di Kota Jogja. Menurut Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Jogja Suyana menjelaskan produksi sampah di Kota Jogja per-hari sekitar 250 ton. Karena TPST Piyungan ditutup maka terjadi penumpukan di semua TPS dan depo.Hingga hari Kamis (28/3) pembuangan tumpukan sampah belum bisa dilakukan. 

“Upaya yang bisa kita lakukan sementara ini adalah dengan cara penyemprotan disinfektan ke TPS dan Depo dengan tujuan agar tidak menimbulkan bau serta menekan pertumbuhan  lalat” terangnya.

Sebab penutupan TPST Piyungan sendiri karena warga sekitar menuntut perbaikan pengelolaan sampah di tempat pembuangan sampah dari Bantul, Kota Jogja, dan Sleman. Penolakan warga didasarkan karena aktivitas pengangkutan sampah menimbulkan antrian berjam – jam sehingga mengganggu aktivitas di lingkungan sekitaran TPST Piyungan.

“Warga mengeluhkan jalan menuju TPST. Sebetulnya kami menuntut perbaikan jalan dan drainase, tapi belum dibangun,” kata Koordinator Komunitas Pemulung TPST Piyungan, Maryono.

Sementara itu Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan (DLHK) DIY, R. Sutarto mengungkapkan solusi untuk akses jalan warga di sekitar TPST Piyungan telah dibuatkan jalan yang langsung menuju bukit ke badan sampah. Skenario terburuk TPST Piyungan baru bisa dioperasikan pada Jumat (29/3). “Harapannya solusi sementara ini bisa berjalan baik,” katanya.

Adapun untuk solusi jangka panjang perlu adanya pengolahan dengan teknologi yang lebih kompaitable.”Tidak seperti sekarang, entah jadi listrik atau apa,” tandas dia. (Ara)

  • Share

Leave a Reply

Your email address will not be published.