Wasiat Ali Jaber Ingin Dimakamkan di Lombok, Ini Alasannya

  • Share

RESPONS, JAKARTA – Seorang ulama besar di Indonesia, Syekh Ali Jaber meninggal dunia pasa Kamis (14/1) sekitar pukul 08.38 pagi di RS Yarsi Jakarta. Kabar duka ini pun dengan cepat tersebar jagad media sosial maupun pesan berantai melalui whats app.

“Innalillahi wa inna ilaihi roji’un, Syekh Ali Jaber telah meninggal dunia..”ucap Ketua Yayasan Syekh Ali Jaber Habib Abdurrahman Al-Habsyi, dilansir dari Muslim Obsession.

Awalnya Syekh Ali Jabar terkonfirmasi positif Covid-19 dan mendapatkan perawatan intensif di sebuah rumah sakit. Namun belakangan dikabarkan sudah negatif dari Covid-19. Habib Abdurrahman sendiri menjelaskan bahwa sebelum wafatnya, Syekh Ali Jaber berstatus negative dari Covid-19.

Syekh Ali Jaber sudah lebih dari dua minggu dirawat di rumah sakit. Ia mengeluhkan sakit karena terserang virus corona. Sebelum wafat, ilsempat dikabarkan kondisinya membaik.

Saat dirawat di rumah sakit, Syekh Ali Jaber pernah berpesan bahwa jika dia wafat ingin dimakamkan di Lombok, Nusa Tenggara Barat (NTB). Ali Jaber beralasan, Lombok mempunyai pesan tersendiri baginya. Bahkan, anaknya lahir di Lombok.

“Ketika saya di Lombok ini, saya jauh lebih merasa nyaman. Karena ada ceritanya. Pertama saya berjuang di Indonesia memang di Lombok, anak saya lahir di Lombok. Kakek saya meninggal mati syahid melawan penjajah Jepang di Lombok. Bahkan ayah dari ibu saya sendiri termasuk dia juga kelahiran Indonesia di Bumiayu dan adiknya juga kelahiran Lombok,” ujar Ali Jaber di channel sasak update, Senin (4/1).

Disisi lain, Syekh Ali Jaber juga berkeinginan ingin dimakamkan di Madinah. Namun berhubung dia berada di Indonesia, dia pun berwasiat untuk dimakamkan di Pulau Seribu Masjid tersebut jika dia wafat.

“Ya Allah walaupun saya memilih, memohon meninggal di Madinah. Kalau saya ditetapkan meninggal di Indonesia, mohon saya mau dimakamkan di Lombok,” ucapnya.

Ali Jaber juga mempunyai keinginan yang mulia, yaitu membina anak-anak di Lombok menjadi penghafal Alquran. Lombok merupakan pulau kesayangannya.

“Insya Allah rencana kami bersama Kapolda, untuk kita kedepan memimpin, membina anak anak Lombok menjadi calon hafidz dan hafidzah untuk acara Hafidz Indonesia,” pungkasnya. (*)

  • Share