Yuni Astuti, Calon Kuat Pengganti Hanafi Rais di DPR, Mundur

Yuni Astuti saat menyampaikan keterangan pers terkait pernyataan mundur dari keanggotaan maupun pengurus PAN, di Hotel Inna Garuda, Rabu (21/4). Foto: Respons

RESPONS, JOGJA – Calon kuat pengganti anggota DPR RI Hanafi Rais dari Fraksi PAN, Yuni Astuti menyatakan memilih mundur meski oleh undang-undang ia paling berhak menduduki kursi senayan yang ditinggalkan sulung Amien Rais itu.

Yuni Astuti merupakan peraih suara terbanyak kedua persis dibawah Hanafi sehingga secara de jure atau undang-undang berlaku, paling berhak menggantikan Hanafi.

RESPONS JUGA: Januari 2021, Mumtaz Rais Pastikan Yuni Astuti Gantikan Hanafi Rais di DPR

Namun ditengah jalan, ternyata perempuan yang sempat viral karena aksi bagi-bagi duit di atas mobil Hummer Humvee beberapa waktu silam itu mengambil keputusan mengejutkan. “Setelah dengan berbagai pertimbangan panjang dan matang, saya putuskan mundur dan tidak mengambil hak saya untuk duduk di DPR RI,” kata Yuni dalam keterangan pers, Selasa (20/4).

Ketua Badan Pengusaha Pemuda Pancasila (PP) DIY itu awalnya enggan mengungkap alasan sebenarnya di balik keputusannya melepas peluang untuk melenggang ke senayan meski haknya dijamin undang-undang itu.

“Persoalannya kompleks, dari partai terutama, membuat saya jadi sulit untuk mengambil peluang itu, jadi saya ikhlaskan saja untuk lainnya,” ujar istri dari Ketua MPW Pemuda Pancasila DIY Faried Jayen itu.

Persoalan internal partai apa yang dimaksud, Yuni memilih tutup mulut. Namun ia tak membantah ataupun mengiyakan saat ditanya apakah penghambatnya menyangkut mekanisme pengangkatan yang memberikan kewajiban-kewajiban tertentu yang harus dipenuhi.

“Saya tak mau membahas itu, biarlah saya bebas melanjutkan langkah, masa depan saya di politik masih panjang,” katanya.

Yuni menyatakan mengundurkan diri dari keanggotaan maupun dari pengurus DPW PAN DIY, karena merasa tidak nyaman berada didalamnya. “Jadi semua yang berhubungan dengan PAN saya sudah tidak disitu. Minta maaf rekan-rekan saya belum memberikan harapan mereka dengan cara yang baik,” katanya.

RESPONS JUGA: Hanafi Rais Mundur, Yuni Berpeluang Menggantikan

Pengunduran dirinya demi mengikuti keyakinan dan hati nurani mengenai pandangan politik yang diyakini. Ia merasa bukan tempatnya berada dan mengikuti proses pergantian anggota dewan dengan cara-cara diluar nalar aturan yang berlaku.

“Saya tidak pas dan tidak nyaman di partai itu. Saya memang harus mundur. Saya memang harus mengalah namun bukan berarti kalah, ” ungkapnya.

Secara resmi Yuni telah mengirimkan surat bermaterai tentang pernyataan pengunduran diri yang ditujukan kepada Ketua Umum DPP PAN, dengan tembusan DPW PAN DIY, tertanggal Rabu, 21 April 2021.

Surat pernyataan pengunduran diri Yuni Astuti dari PAN

Diketahui, Hanafi Rais menyatakan mundur dari anggota DPR dan pengurus PAN disampaikan melalui secarik kertas tertanggal 5 Mei 2020 yang ditandatanganinya di atas meterai. Hingga hampir setahun ini kekosongan kursi yang ditinggalkan anggota dewan yang duduk di Komisi I DPR itu belum tergantikan.

RESPONS JUGA: Aspirasi Mangkrak, PAN Segera Isi Kursi Kosong DPR

Sebelumnya, upaya memastikan proses PAW dilontarkan Ketua Pembinaan Organisasi dan Keanggotaan (POK) DPP PAN, Mumtaz Rais yang menyebut pengganti Hanafi Rais adalah Yuni Astuti. Mumtaz juga menggaransi waktu PAW pada bulan Januari 2021.

“Segera akan kita proses setelah tahun baru. Pokoknya secepatnya setelah nanti tahun baru kantor DPR sudah buka, ya langsung kita proses, Januari ini,” ujar Mumtaz di Muswil V PAN DIY, di Hotel Inna Garuda, Jalan Malioboro, Yogyakarta, Rabu (30/12)

“Insya Allah yang akan menggantikan posisi mas Hanafi Rais yaitu suara terbanyak kedua dari dapil DIY Bu Yuni Astuti. Kira-kira begitu,” imbuh Mumtaz. (Ara/Age) 

Response (1)

Comments are closed.